UMKM Agribisnis

Walaupun UMKM masuk sektor mikro-kecil, tapi nilai labanya tidak bisa diremehkan begitu saja. Sebelum memulainya, kenali dulu kriteria UMKM sekaligus jenisnya yang ada. Kalau menjadi pelopor itu sulit, kenapa tidak ikut yang sudah terbukti sukses? Selalu ada kesempatan yang sama untuk Anda. Inilah jenis UMKM dengan prospek bagus.

  • UMKM di Bidang Elektronik dan Gadget

Persaingan elektronik maupun gadget semakin tinggi dari tahun ke tahun. Hal ini membuktikan bahwa demand atau permintaan pasar yang sangat tinggi. Saat permintaan tinggi, maka penawaran semakin rendah. Ini dasar ekonomi yang wajib dipahami untuk calon pengusaha kecil maupun menengah.

Update informasi wajib Anda lakukan setiap hari, mengingat pertumbuhan di sektor ini amat pesat. Setiap harinya pasti ada kabar atau berita terkait usaha elektronik maupun gadget. Kemudian terapkan pada pasar. Beruntung kalau bisnis yang Anda jalani belum punya banyak saingan. Keuntungan yang didapat akan tinggi karena Anda tahu harga pasarnya.

  • UMKM di Bidang Agrobisnis

Bisnis di bidang penjualan memang terbukti lebih menghasilkan dibandingkan sektor lainnya. Produsen dan jasa, misalnya. Banyak yang sukses menjalankan UMKM di bidang agrobisnis. Pada bisnis ini, peran Anda adalah mendistribusikan output yang dihasilkan oleh petani maupun peternak. Tentu wajib tahu harga pasarnya agar bisa meletakkan harga yang minim.

Andaikata Anda terjun pula jadi produsen, maka langkah yang perlu diambil hanya pengembangannya saja. Katakanlah Anda punya modal sekian. Kemudian datangi saja pasar. Beli bibitnya, baik sektor pertanian maupun peternakan. Kemudian kembangkan sendiri. Biar bisa untung lebih besar, biaya perawatannya dikurangi dengan pengembangan sendiri.

  • UMKM di Bidang Otomotif

Untuk menjalankan bisnis UMKM ini, Anda wajib tahu dan menguasai ilmunya dulu sebelum terjun. Background pendidikan di bidang yang sama akan mempermudah jalannya usaha. Apabila Anda tidak memiliki basic seperti ini, mungkin ada baiknya buka jasa tanpa otak-atik mesin saja. Asalkan masih satu bidang.

Misalnya bisnis sewa mobil, antar-jemput, atau yang paling terkenal sekarang bernama ojek online. Tanpa harus mangkal, pesanan mengalir seperti air. Syaratnya hanya daftarkan diri ke aplikasi, bayar biaya masa aktifnya. Bahkan di kota metropolitan, ojek online bisa mengantongi uang Rp 2 juta per pekannya. Itu sudah menjadi rahasia umum.

Kuncinya, saat mau buka usaha UMKM, permintaan pasar tinggi atau amat dibutuhkan masyarakat. Kalau tidak ada permintaan atas dasar kebutuhan, tidak mungkin usaha akan berjalan lancar. Bisnis kuliner juga bagus. Walau jenis UMKM ini banyak saingannya, tetap lancar-lancar saja. Pahami dulu kriteria UMKM sebelum memulai usaha kecil ini.

More Article

-no article found-