cara mendapatkan 100 juta pertama

Cara Mendapatkan Rp100 Juta Pertama dengan Realistis

Cara mendapatkan Rp100 juta pertama bisa dimulai dengan menetapkan target yang realistis, mengatur pengeluaran, meningkatkan penghasilan, dan menyisihkan uang secara konsisten.

Mengumpulkan dana Rp100 juta mungkin tidak bisa dilakukan secara instan dan memerlukan strategi yang tepat. Berikut langkah realistis yang bisa kamu terapkan untuk mengejar Rp100 juta pertamamu.

Amar Bank
Oleh: Amar Bank Team

Pada: 09 Sep 2026

Daftar Isi

Blog ID:

Amar Bank
Oleh: Amar Bank Team

Pada: 09 Sep 2026

cara mendapatkan 100 juta pertama

Cara Mendapatkan Rp100 Juta Pertama

Berikut beberapa strategi yang bisa kamu lakukan untuk mewujudkan Rp100 juta pertamamu dengan lebih realistis dan terukur:

1. Tentukan Target Waktu yang Realistis

Cara mendapatkan Rp100 juta dengan cepat tentu bisa berbeda pada masing-masing individu. Untuk itu, langkah pertama yang perlu dilakukan, yaitu tentukan kapan kamu ingin mencapai angka tersebut. 

 

Misalnya, membuat target dalam: 

  • 1 tahun: perlu mengumpulkan sekitar Rp8,3 juta per bulan.
  • 2 tahun: sekitar Rp4,2 juta per bulan.
  • 3 tahun: sekitar Rp2,8 juta per bulan.
  • 4 tahun: sekitar Rp2,1 juta per bulan.

Dengan target waktu yang jelas, kamu bisa menilai apakah target Rp100 juta tersebut realistis dengan kondisi keuangan saat ini.

Selain itu, Rp100 juta akan terasa seperti angka yang sangat besar kalau tidak dibagi menjadi target yang lebih kecil. Misalnya,  mulai dari cara menabung Rp10 juta dalam 3 bulan atau nominal kecil lainnya. 

  1. Hitung Berapa Uang yang Bisa Disisihkan

Catat pemasukan dan pengeluaran selama beberapa bulan untuk mengetahui berapa jumlah yang benar-benar bisa disisihkan setiap bulan. 

Kalau saat ini kamu baru mampu menabung Rp1 juta per bulan, target Rp100 juta dalam 2 tahun tentu terdengar tidak realistis. 

Dari sini, kamu bisa menentukan apakah perlu memperpanjang tenggat waktu atau mencari cara untuk meningkatkan jumlah yang bisa disisihkan.

3. Pangkas Pengeluaran yang Tidak Memberi Banyak Nilai

Mengejar Rp100 juta bukan berarti kamu harus menerapkan cara menghemat uang sampai mengorbankan semua kebutuhan. Fokusnya adalah menekan pengeluaran non-esensial yang sebenarnya bisa dikurangi.

Misalnya, kebiasaan pesan makanan di ojol, langganan layanan yang jarang digunakan, belanja impulsif, atau hangout di tempat mewah. 

4. Mulai Tingkatkan Penghasilan

Ada batas seberapa banyak pengeluaran yang bisa dipangkas. Karena itu, kalau target tabungan masih jauh, meningkatkan pemasukan sering kali lebih efektif daripada terus melakukan penghematan.

Kamu bisa mulai dari mengambil proyek freelance, membuka jasa sesuai keahlian, berjualan online, atau mencari peluang pekerjaan dengan penghasilan lebih tinggi.

5. Pisahkan Uang untuk Target Rp100 Juta

Jangan menyimpan uang target di rekening yang sama dengan uang untuk kebutuhan sehari-hari atau tabungan lainnya. Uang yang bercampur lebih mudah terpakai tanpa disadari.

Buat rekening atau pos khusus untuk target Rp100 juta dan gunakan fitur autodebet di tanggal gajian. Dengan begitu, kamu tidak menunggu sampai akhir bulan untuk melihat “sisa uang” yang bisa ditabung.

6. Manfaatkan Bonus, THR, dan Penghasilan Tidak Rutin

Jika kamu memiliki uang dingin dari bonus, THR, komisi, uang lembur, atau pendapatan dari proyek tertentu bisa menjadi akselerator untuk mencapai target.

Ini penting supaya kamu tidak menganggap pemasukan tambahan sebagai alasan otomatis untuk menaikkan gaya hidup.

7. Simpan Uang di Tempat yang Bisa Berkembang

Kalau uang hanya disimpan tanpa mempertimbangkan bunga atau imbal hasil, pertumbuhan dana mungkin tidak optimal.

Untuk dana yang memang dialokasikan dalam jangka waktu tertentu, kamu bisa mempertimbangkan produk simpanan atau investasi yang cocok untuk pemula, seperti deposito atau reksa dana. 

  1. Hindari Utang Konsumtif Selama Mengejar Target

Cicilan konsumtif dapat mengurangi jumlah uang yang sebenarnya bisa disisihkan untuk mencapai target Rp100 juta. Apalagi jika barang itu sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan maupun mendukung aktivitas produktif.

Karena itu, sebelum mengambil utang, pertimbangkan lagi apakah ini kebutuhan atau hanya keinginan. Selain itu, cek juga apakah cicilannya mengganggu target finansialmu.

9. Naikkan Target Tabungan Saat Penghasilan Bertambah

Ketika mendapatkan kenaikan gaji, jangan langsung menaikkan semua pengeluaran dengan jumlah yang sama.

Cara ini membuat lifestyle inflation lebih terkendali tanpa mengharuskanmu hidup dengan standar yang sama selamanya.

10. Evaluasi Progres Setiap Bulan

Target Rp100 juta membutuhkan waktu, sehingga penting melakukan financial check-up secara berkala untuk mengetahui apakah strategimu masih berjalan sesuai rencana.

Setiap akhir bulan, cek tiga hal:

  • Berapa uang yang sudah terkumpul
  • Berapa uang yang berhasil disisihkan
  • Apakah ada pengeluaran atau pemasukan yang perlu diperbaiki

Kalau progress terlalu lambat, jangan hanya memaksa diri untuk berhemat. Cari tahu apakah masalahnya ada pada pengeluaran yang terlalu besar, target yang tidak realistis, atau pemasukan yang perlu ditingkatkan.

Kesimpulan: Cara Mendapatkan Rp100 Juta Pertama Perlu Strategi yang Realistis

Cara mendapatkan Rp100 juta pertama bisa dimulai dengan menentukan target waktu, menghitung kemampuan menabung, mengurangi pengeluaran yang tidak perlu, serta meningkatkan pemasukan melalui pekerjaan atau sumber pendapatan tambahan. 

Setelah itu, pisahkan uang target dari rekening sehari-hari, manfaatkan pemasukan tidak rutin, dan kelola tabungan sesuai kebutuhan.

Yang tidak kalah penting, hindari utang konsumtif dan jangan mengejar target dengan cara yang terlalu berisiko. 

Dengan mengevaluasi progress secara rutin dan meningkatkan jumlah yang disisihkan ketika penghasilan bertambah, target Rp100 juta akan lebih terukur dan realistis untuk dicapai.

Optimalkan Tabungan untuk Membantu Mencapai Target Finansial

Mengejar Rp100 juta pertama membutuhkan konsistensi, tetapi uang yang sudah berhasil dikumpulkan juga perlu dikelola dengan baik. Salah satu langkahnya adalah memilih produk tabungan atau simpanan yang sesuai dengan kebutuhan dan jangka waktu targetmu.

Amar Bank menyediakan berbagai produk untuk membantu kebutuhan pengelolaan dana, termasuk produk Celengan Amar Bank yang menawarkan bunga hingga 5,75% dan produk deposito Amar Bank dengan bunga maksimal 9% p.a. 

Amar Bank juga memiliki Tunaiku, yaitu produk pinjaman digital dengan plafon mulai Rp2 juta - Rp30 juta dan tenor sampai 30 bulan. 

Produk pinjaman ini bisa kamu manfaatkan untuk kebutuhan produktif, misal membangun usaha untuk membantu mencapai Rp100 juta yang kamu targetkan.