Blog
Perbedaan giro dan tabungan dapat dilihat dari tujuan penggunaan, target pengguna, metode penarikan dana, hingga karakteristik transaksinya. Meski sama-sama merupakan produk simpanan di bank, giro dan tabungan memiliki fungsi yang berbeda.
Dengan memahami perbedaannya, kamu dapat memilih jenis rekening yang paling sesuai, baik untuk kebutuhan pribadi maupun operasional usaha.
Pada: 11 Aug 2026
Blog ID:
Giro adalah jenis rekening bank yang digunakan untuk mendukung aktivitas bisnis dengan frekuensi transaksi yang tinggi, sedangkan tabungan lebih banyak dimanfaatkan untuk menyimpan dana dan memenuhi kebutuhan keuangan sehari-hari.
Untuk lebih jelasnya, berikut perbedaan giro dan tabungan berdasarkan beberapa aspek yang paling sering menjadi pertimbangan.
Rekening giro ditujukan bagi pelaku usaha, perusahaan, maupun perorangan yang memiliki kebutuhan transaksi dalam jumlah besar dan frekuensi tinggi.
Sementara itu, tabungan lebih diperuntukkan bagi masyarakat umum untuk kebutuhan keuangan pribadi, seperti menabung di bank untuk tujuan tertentu dan aktivitas perbankan sehari-hari.
Fungsi utama rekening giro adalah mendukung transaksi dan operasional bisnis, seperti pembayaran kepada supplier atau penerimaan pembayaran dari pelanggan.
Sebaliknya, tabungan digunakan untuk menyimpan dana sekaligus memenuhi kebutuhan transaksi harian, seperti transfer, pembayaran tagihan, dan menabung.
Rekening giro dirancang untuk aktivitas transaksi yang tinggi sehingga cocok bagi bisnis dengan arus kas yang aktif.
Sementara itu, tabungan memiliki frekuensi transaksi yang relatif lebih rendah karena lebih difokuskan untuk kebutuhan pribadi.
Dana pada rekening giro dapat ditarik melalui transfer, layanan perbankan, atau fasilitas lain sesuai ketentuan masing-masing bank.
Sementara itu, rekening tabungan menawarkan metode penarikan yang lebih beragam, seperti melalui ATM, mobile banking, internet banking, teller, maupun kartu debit.
Secara umum, rekening giro menawarkan suku bunga yang lebih rendah, yaitu sekitar 0–2% per tahun, tergantung kebijakan bank.
Sebaliknya, bunga tabungan biasanya sekitar 0–5% per tahun, bahkan beberapa produk tabungan digital menawarkan bunga yang lebih kompetitif.
Rekening giro umumnya memiliki limit transaksi yang lebih besar untuk mendukung kebutuhan operasional bisnis.
Sementara itu, limit transaksi pada tabungan mengikuti ketentuan dari masing-masing produk yang ditawarkan oleh bank.
Rekening giro lebih cocok digunakan untuk memisahkan arus kas dan transaksi usaha agar pencatatan keuangan bisnis lebih rapi.
Di sisi lain, tabungan lebih sesuai untuk mengelola keuangan pribadi, menyimpan dana, membangun dana darurat, maupun mencapai tujuan keuangan jangka pendek dan jangka panjang.
Secara sederhana, giro lebih berfokus pada kemudahan transaksi dengan frekuensi yang besar, sedangkan tabungan dirancang untuk membantu masyarakat menyimpan dana sekaligus memenuhi kebutuhan transaksi sehari-hari.
Berikut beberapa kondisi ketika rekening giro lebih cocok digunakan, alih-alih memilih rekening tabungan.
Rekening giro dapat membantu memisahkan transaksi usaha dari keuangan pribadi sehingga arus kas bisnis lebih mudah dikelola.
Rekening giro biasanya menawarkan limit transaksi yang lebih besar sehingga lebih cocok digunakan untuk aktivitas bisnis dengan nilai transaksi yang tinggi.
Seluruh transaksi yang masuk dan keluar tercatat secara sistematis sehingga memudahkan pembukuan, pelaporan keuangan, evaluasi usaha, hingga pengelolaan kas bisnis.
Tabungan lebih cocok digunakan apabila tujuan utamamu adalah menyimpan dana sekaligus memenuhi kebutuhan transaksi pribadi sehari-hari.
Tabungan memudahkan berbagai aktivitas seperti transfer, pembayaran tagihan, maupun transaksi menggunakan kartu debit maupun mobile banking.
Selain digunakan untuk transaksi, tabungan juga membantu menyisihkan dana secara bertahap guna mencapai berbagai tujuan keuangan.
Tabungan dapat dimanfaatkan untuk mempersiapkan dana darurat maupun kebutuhan finansial lainnya, seperti menabung untuk umroh, biaya pendidikan, liburan, atau pembelian aset.
Tentu bisa. Bahkan, banyak pelaku usaha menggunakan giro dan tabungan secara bersamaan karena keduanya memiliki fungsi yang saling melengkapi.
Rekening giro biasanya digunakan sebagai rekening operasional untuk menerima pembayaran dari pelanggan maupun membayar kebutuhan usaha.
Sementara itu, tabungan digunakan untuk mengelola keuangan pribadi atau menyimpan dana untuk berbagai tujuan finansial.
Dengan memisahkan keduanya, pengelolaan keuangan menjadi lebih rapi dan transaksi bisnis juga lebih mudah dipantau.
Berikut ini rangkuman tabel perbedaan giro dan tabungan berdasarkan beberapa aspek.
Aspek
Giro
Tabungan
Target utama
Pelaku usaha, perusahaan, maupun perorangan dengan kebutuhan transaksi tinggi
Masyarakat umum untuk kebutuhan keuangan pribadi
Fungsi utama
Mendukung transaksi dan operasional usaha
Menyimpan dana dan memenuhi kebutuhan transaksi harian
Frekuensi transaksi
Tinggi
Relatif lebih rendah
Metode penarikan
Transfer, layanan perbankan, atau fasilitas sesuai ketentuan bank
ATM, mobile banking, internet banking, teller, atau kartu debit
Suku bunga
Umumnya lebih rendah, sekitar 0–2% per tahun tergantung kebijakan bank.
Umumnya lebih besar, sekitar 0–5% per tahun. Bisa lebih tinggi pada tabungan digital.
Limit transaksi
Umumnya lebih besar untuk mendukung aktivitas bisnis
Mengikuti ketentuan masing-masing produk tabungan
Pengelolaan keuangan
Cocok untuk memisahkan transaksi usaha
Cocok untuk kebutuhan keuangan pribadi dan menabung
Sebelum memilih jenis rekening, pertimbangkan kebutuhan transaksi, tujuan penggunaan, dan cara kamu mengelola keuangan.
Jika memiliki usaha, menggunakan giro untuk operasional bisnis dan tabungan untuk kebutuhan pribadi dapat membantu mengatur keuangan dengan baik.
Jika kamu ingin memisahkan transaksi usaha dari keuangan pribadi, Amar Bank Bisnis dapat menjadi solusi yang praktis.
Melalui aplikasi ini, kamu bisa membuka rekening giro bisnis secara online tanpa perlu datang ke kantor cabang. Layanan ini tersedia untuk berbagai bentuk usaha, mulai dari PT, CV, UD, hingga usaha perorangan.
Selain membuka rekening giro, Amar Bank Bisnis juga membantu mengelola kas usaha melalui riwayat transaksi yang tercatat rapi dan transparan, sehingga arus kas bisnis lebih mudah dipantau.
Ketika usahamu membutuhkan tambahan modal, tersedia pula fasilitas kredit modal usaha mulai dari Rp50 juta hingga Rp5 miliar dengan proses pengajuan 100% online langsung dari smartphone. Solusi ini cocok untuk berbagai jenis usaha, mulai dari UMKM, merchant, toko, warung, hingga startup.
Namun, jika kebutuhan danamu belum terlalu besar, Tunaiku by Amar Bank dapat menjadi alternatif. Kamu bisa mengajukan pinjaman mulai dari Rp2 juta hingga Rp30 juta secara online tanpa agunan, sehingga praktis untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan.
Kelola transaksi bisnis dan kebutuhan operasional usahamu lebih lancar bersama Amar Bank. Klik di sini untuk info selengkapnya!
Ayo unduh Amar Bank retail di marketplace yang sesuai dengan handphonemu: