cara kerja deposito

Simak Cara Kerja Deposito dan Perhitungan Bunganya

Cara kerja deposito adalah dengan menyimpan sejumlah dana di bank dalam jangka waktu tertentu, di mana dana tersebut akan “dikunci” hingga jatuh tempo dan sebagai imbalannya kamu akan mendapatkan bunga atau bagi hasil. 

Berbeda dengan tabungan biasa yang fleksibel, deposito memiliki aturan waktu yang jelas sehingga lebih cocok digunakan untuk tujuan keuangan tertentu. Yuk, simak cara kerjanya secara detail dan perhitungannya agar kamu bisa memaksimalkan keuntungan dari nabung deposito. 

Amar Bank
Oleh: Amar Bank Team

Pada: 30 Mar 2026

Daftar Isi

Blog ID:

Amar Bank
Oleh: Amar Bank Team

Pada: 30 Mar 2026

cara kerja deposito

Bagaimana Cara Kerja Deposito secara Umum? 

Secara umum, cara kerja deposito dimulai dari penyetoran dana ke bank, kemudian dana tersebut disimpan dalam periode tertentu (tenor), menghasilkan imbal hasil, dan akhirnya bisa dicairkan saat jatuh tempo. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Menyetorkan Dana ke Bank

Pertama-tama, kamu menyetorkan dana sesuai minimum dana deposito yang ditentukan bank. Dana ini menjadi pokok deposito yang akan disimpan selama tenor berlangsung.

Biasanya, setiap bank memiliki ketentuan minimum setoran, misalnya mulai dari Rp1 juta atau lebih, tergantung jenis produk yang dipilih.

2. Menentukan Jangka Waktu (Tenor)

Kamu akan memilih tenor seperti 1, 3, 6, atau 12 bulan. Tenor ini sangat berpengaruh terhadap imbal hasil yang akan didapatkan. 

Umumnya, semakin lama tenor yang dipilih, semakin tinggi bunga atau bagi hasil yang diberikan. 

3. Penetapan Bunga atau Bagi Hasil

Selama periode deposito, kamu akan mendapatkan imbal hasil berupa bunga (konvensional) atau bagi hasil (syariah).

Pada produk deposito konvensional, imbal hasil berupa bunga yang sudah ditentukan di awal. Sementara itu, pada deposito syariah, digunakan sistem bagi hasil berdasarkan nisbah yang disepakati.

4. Pencairan Saat Jatuh Tempo

Setelah masa tenor berakhir, kamu bisa mencairkan dana deposito beserta imbal hasilnya. Proses pencairan biasanya cukup mudah dan bisa dilakukan melalui bank atau aplikasi digital.

Kamu bisa menarik semua dana dan bunganya atau memindahkan dana ke tabungan biasa yang lebih fleksibel. 

5. Perpanjangan Deposito (ARO)

Banyak bank menawarkan fitur Automatic Roll Over (ARO), yaitu perpanjangan deposito secara otomatis setelah jatuh tempo.

Keuntungan fitur ini, yaitu:

  • Tidak perlu membuka deposito baru secara manual
  • Dana tetap berkembang tanpa jeda
  • Cocok untuk strategi jangka panjang

Namun, kamu tetap perlu memperhatikan suku bunga terbaru yang berlaku saat perpanjangan. 

Perhitungan Bunga Deposito yang Perlu Kamu Ketahui

Salah satu hal penting dalam cara kerja deposito adalah memahami bagaimana bunga dihitung. Secara umum, perhitungan bunga deposito menggunakan rumus sederhana:

Bunga = Pokok Deposito × Suku Bunga × (Tenor / 12 bulan)

Contoh:

  • Dana deposito: Rp10.000.000
  • Bunga: 6% per tahun
  • Tenor: 6 bulan

Maka perhitungannya:
Rp10.000.000 × 6% × (6/12) = Rp300.000

Artinya, dalam 6 bulan kamu akan mendapatkan bunga sebesar Rp300.000 (belum dipotong pajak).

Perlu diketahui:

  • Bunga deposito dikenakan pajak (biasanya 20%)
  • Bunga bisa dibayarkan setiap bulan atau saat jatuh tempo
  • Besaran bunga tergantung kebijakan bank

Dengan memahami perhitungan ini, kamu bisa memperkirakan keuntungan sebelum membuka deposito.

Jenis-Jenis Deposito

Selain memahami cara kerja deposito, penting juga mengetahui jenis-jenisnya agar bisa memilih yang paling sesuai.

1. Deposito Berjangka

Ini adalah jenis deposito paling umum. Dana disimpan dalam jangka waktu tertentu dan tidak bisa ditarik sebelum jatuh tempo.

Keunggulan:

  • Cocok untuk tujuan keuangan jangka pendek
  • Risiko rugi rendah

2. Sertifikat Deposito

Berbeda dengan deposito berjangka, sertifikat deposito biasanya tidak atas nama dan bisa dipindahtangankan. Deposito ini bisa kamu wariskan atau jual untuk kebutuhan tertentu.

Keunggulan:

  • Lebih fleksibel 
  • Bisa diperjualbelikan

3. Deposito On Call

Jenis ini memiliki tenor sangat pendek, biasanya beberapa hari hingga maksimal 1 bulan. Deposito jenis ini cocok untuk kamu yang ingin menyimpan dana besar secara sementara. 

Keunggulan:

  • Kebutuhan likuiditas tinggi
  • Menyimpan dana besar jadi lebih bermanfaat

4. Deposito Syariah

Deposito ini menggunakan sistem bagi hasil (mudharabah), bukan bunga. Jenis deposito ini cocok untuk kamu yang mempertimbangkan asas hukum islam dalam mengelola keuangan. 

Keunggulan:

  • Sesuai prinsip syariah
  • Tidak mengandung riba
  • Keuntungan berdasarkan hasil usaha

Keuntungan Menabung Deposito

Ada banyak manfaat menabung deposito untuk menyukseskan tujuan menabung. Berikut beberapa manfaatnya:

  • Imbal hasil lebih tinggi dibanding tabungan
  • Risiko relatif rendah
  • Membantu disiplin karena dana tidak mudah diambil
  • Cocok untuk perencanaan keuangan

Hal yang Perlu Kamu Perhatikan Saat Menabung Deposito

Sebelum membuka deposito, perhatikan hal berikut:

  • Minimum setoran
  • Besaran bunga atau nisbah
  • Pajak bunga deposito
  • Penalti pencairan lebih awal
  • Reputasi bank

Dengan memahami poin ini, kamu bisa menghindari kesalahan dalam memilih produk deposito.

Kesimpulan: Sudah Siap Menabung Deposito?

Cara kerja deposito pada dasarnya adalah menyimpan dana dalam jangka waktu tertentu untuk mendapatkan imbal hasil yang lebih tinggi dibanding tabungan biasa. Dengan sistem dana yang “terkunci”, deposito membantu kamu lebih disiplin sekaligus memberikan keuntungan yang stabil.

Beberapa jenis deposito yang bisa kamu pilih, yaitu deposito berjangka, sertifikat deposito, deposito on call, hingga deposito syariah. Kamu bisa pilih sesuai dengan kebutuhan keuangan kamu. 

Dengan cara menabung yang benar melalui deposito, kamu bisa mengumpulkan dana yang dibutuhkan untuk masa depanmu. 

Mulai Menabung Deposito di Amar Bank

Dengan memahami bagaimana deposito bekerja secara menyeluruh, kamu bisa memanfaatkannya sebagai salah satu strategi keuangan yang aman dan efektif.

Untuk kamu yang ingin mendapatkan imbal hasil kompetitif, Amar Bank menawarkan berbagai keuntungan menarik:

  • Bunga tabungan Amar Bank stabil, tidak pernah turun sejak 2020
  • Produk Celengan dengan bunga hingga 5,75%
  • Deposito dengan bunga maksimal hingga 9% p.a.

Dengan fitur yang mendukung dan bunga yang kompetitif di Amar Bank, kamu bisa mengelola keuangan dengan lebih optimal.