Blog
Cara mengatur keuangan rumah tangga dapat dilakukan dengan bangun komunikasi yang baik dengan pasangan, menyusun anggaran, mengendalikan pengeluaran, menyiapkan tabungan dan dana darurat, serta melibatkan pasangan dalam setiap keputusan keuangan.
Selain membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, pengelolaan keuangan yang baik juga dapat mengurangi stres dan potensi konflik dengan pasangan terkait masalah uang. Mari pelajari langkah-langkah praktis mengatur keuangan rumah tangga agar lebih stabil.
Pada: 22 Jun 2026
Blog ID:
Setiap keluarga memiliki kondisi finansial yang berbeda. Namun, prinsip dasar pengelolaan keuangan rumah tangga tetap sama, yaitu tidak besar pasak daripada tiang atau pemasukan tidak lebih besar dari pengeluaran.
Berikut beberapa caranya yang bisa kamu terapkan.
Pengelolaan keuangan rumah tangga harus dilakukan secara terbuka dan transparan antara suami dan istri.
Selain membahas kondisi keuangan saat ini, sepakati juga tujuan yang ingin kamu capai bersama agar keputusan keuangan lebih mudah diarahkan dan risiko konflik karena uang bisa diminimalkan.
Sebelum membuat anggaran, hitung dulu total pendapatan keluarga setiap bulan, baik dari gaji, side job, komisi, maupun sumber penghasilan lainnya.
Setelah itu, catat juga pengeluaran rutin seperti kebutuhan dapur, listrik, air, transportasi, cicilan, dan biaya sekolah agar kamu mengetahui kondisi arus kas keluarga secara akurat.
Banyak pakar keuangan menyarankan metode 50/30/20 sebagai panduan budgeting. Di mana 50% untuk kebutuhan harian, keinginan 30%, dan tabungan 20% dari gaji.
Namun, karena tidak semua rumah tangga memiliki kondisi yang sama, pengaturan ini bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Yang terpenting, aturan ini bisa disepakati bersama dan dijalankan dengan disiplin.
Memisahkan rekening untuk kebutuhan harian, tabungan, atau tujuan keuangan tertentu dapat membantu mengontrol arus kas keluarga. Misalnya, menabung dana darurat, dana pendidikan, atau bahkan menabung untuk umroh bersama pasangan.
Cara ini juga membantu kamu mengelola uang lebih terarah dan mengurangi risiko dana untuk kebutuhan penting terpakai untuk pengeluaran lain.
Cara menabung yang benar ialah jangan menunggu ada sisa uang di akhir bulan untuk menabung. Idealnya, tabungan dan dana darurat langsung dialokasikan begitu menerima penghasilan.
Ini penting sebagai bentuk antisipasi atas kondisi yang tidak terduga.
Pastikan kewajiban seperti KPR, cicilan kendaraan, listrik, air, internet, dan tagihan rutin lainnya selalu masuk dalam perencanaan keuangan.
Sebisa mungkin hindari utang konsumtif yang tidak mendesak karena dapat menambah beban keuangan keluarga.
Menjaga pola konsumsi tetap wajar dan membeli barang sesuai kebutuhan dapat membantu kondisi keuangan tetap sehat dalam jangka panjang.
Dengan mengontrol pengeluaran impulsif, kamu bisa mengatur keuangan dengan gaji Rp2 juta per bulan agar bisa tetap bertahan hingga akhir bulan.
Jika gaji bulanan naik, pengeluaran tidak harus ikut-ikutan bertambah secara berlebihan.
Aplikasi pencatat keuangan dapat membantu memantau pemasukan, pengeluaran, hingga pencapaian target keuangan keluarga.
Dengan data yang tercatat, kamu akan lebih mudah menemukan pos pengeluaran yang perlu dioptimalkan.
Kondisi keuangan keluarga bisa berubah seiring waktu. Karena itu, lakukan evaluasi bersama pasangan secara rutin untuk memastikan anggaran, tabungan, dan tujuan keuangan masih berjalan sesuai rencana atau perlu disesuaikan.
Menabung memang penting, tetapi investasi juga diperlukan untuk membantu mengembangkan nilai uang dan mencapai tujuan finansial jangka panjang.
Untuk yang satu ini, pilih instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko dan kebutuhan keluarga.
Cara mengatur keuangan rumah tangga yang baik perlu dilakukan bersama-sama pasangan, di antaranya:
Ketika tujuan keuangan, prioritas pengeluaran, dan kondisi finansial dipahami bersama, pengeluaran jadi lebih terkontrol. Selain itu, tujuan finansial bisa lebih mudah dicapai dan potensi konflik akibat masalah keuangan dapat diminimalkan.
Mengatur keuangan rumah tangga tidak hanya soal mengendalikan pengeluaran, tetapi juga memastikan dana yang disimpan dapat berkembang secara optimal untuk membantu mencapai berbagai tujuan keuangan keluarga.
Melalui Amar Bank, kamu bisa memanfaatkan berbagai produk simpanan yang dirancang untuk membantu mengelola keuangan dengan lebih efektif.
Bunga tabungan Amar Bank juga stabil dan tidak pernah turun sejak aplikasi pertama kali diluncurkan pada tahun 2020.
Jika ingin menabung secara lebih terarah, produk Celengan Amar Bank menawarkan bunga hingga 5,75% per tahun, lebih tinggi dibanding rata-rata bunga tabungan bank digital yang berada di kisaran 5,5%.
Sementara itu, bagi kamu yang ingin mempersiapkan tujuan keuangan jangka menengah hingga panjang, deposito Amar Bank menawarkan bunga hingga 9% per tahun.
Mulai rencanakan keuangan keluarga dan pelajari produk keuangan Amar Bank di sini.
Ayo unduh Amar Bank retail di marketplace yang sesuai dengan handphonemu: