Blog
Apa itu cash flow? Ini adalah arus kas yang menunjukkan pergerakan uang masuk dan keluar dalam suatu periode tertentu, baik pada bisnis maupun keuangan pribadi.
Memahami cash flow penting karena kondisi keuangan tidak cukup dilihat dari jumlah pendapatan saja. Kamu juga perlu tahu ke mana uang digunakan, kapan dana masuk, serta apakah masih ada dana yang tersedia setelah seluruh kewajiban dibayarkan.
Pada: 07 Sep 2026
Blog ID:
Apa itu cash flow dalam bisnis maupun pribadi? Cash flow merupakan catatan mengenai seluruh penerimaan dan pengeluaran dana, baik pribadi maupun perusahaan, selama periode tertentu. Uang yang masuk disebut cash inflow, sedangkan uang yang keluar disebut cash outflow.
Pada arus kas individual, arus pemasukan dapat berupa gaji, bonus, honor, keuntungan usaha, hasil investasi, hingga pendapatan pasif, seperti sewa dan royalti. Sementara itu, pengeluaran meliputi biaya makan, transportasi, tagihan, cicilan, kebutuhan rumah tangga, hiburan, dan pengeluaran lainnya.
Dalam beberapa jenis laporan keuangan, jika pemasukan lebih besar daripada pengeluaran, cash flow berada dalam kondisi positif. Begitu juga sebaliknya. Catatan ini membantu pemilik usaha melihat kondisi keuangan secara lebih nyata, termasuk mengetahui bagian bisnis yang mengalami kekurangan atau kelebihan dana.
Mengetahui kondisi cash flow juga dapat memudahkan cara mengatur keuangan usaha/bisnis maupun keuangan pribadi agar tujuan finansial kamu tercapai.
Cash flow dalam dunia bisnis umumnya terbagi menjadi tiga jenis, berikut di antaranya:
Financing cash flow berkaitan dengan aktivitas pembiayaan atau pendanaan perusahaan. Contohnya adalah kas yang diterima dari penerbitan atau penjualan saham, pembayaran dividen kepada pemegang saham, serta pembayaran pokok pinjaman.
Operational cash flow berasal dari kegiatan operasional utama perusahaan. Pemasukan dapat berasal dari penjualan barang atau jasa, sedangkan pengeluaran mencakup pembayaran gaji karyawan, listrik, biaya pemeliharaan, dan kebutuhan operasional lainnya.
Investment cash flow berkaitan dengan aktivitas investasi perusahaan. Arus kas ini dapat berupa dana yang digunakan untuk membeli aset atau investasi maupun kas yang diterima dari penjualan aset berumur panjang.
Dengan mengetahui ketiga jenis tersebut, perusahaan dapat melihat sumber dan penggunaan dana secara lebih terstruktur.
Setelah mengetahui apa itu cash flow dalam bisnis dan pribadi, langkah berikutnya adalah memahami cara mengelolanya.
Pengelolaan arus kas yang baik bukan hanya berguna untuk mengetahui saldo kas, tetapi juga membantu perusahaan menentukan keputusan keuangan berikutnya.
Beberapa manfaat manajemen cash flow antara lain:
Laporan arus kas dapat disusun menggunakan dua metode, yaitu metode tidak langsung dan metode langsung.
Metode tidak langsung berfokus pada perbedaan antara laba bersih dan arus kas dari aktivitas operasional perusahaan.
Perhitungan dimulai dari laba bersih, kemudian dilakukan penyesuaian terhadap sejumlah komponen yang tidak berkaitan langsung dengan pergerakan kas.
Pada metode langsung, arus kas dikelompokkan berdasarkan jenis penerimaan dan pengeluaran kas.
Komponennya dapat mencakup penerimaan dari pelanggan serta pembayaran untuk gaji, sewa, utang, dan kebutuhan perusahaan lainnya.
Kedua metode tersebut dapat menghasilkan kesimpulan arus kas yang sama. Perbedaannya terletak pada cara penyajian dan komponen yang digunakan dalam proses penyusunan laporan.
Membuat cash flow pribadi sebenarnya tidak rumit. Kamu bisa menggunakan buku catatan, spreadsheet, Excel, atau aplikasi pencatatan keuangan digital. Hal yang terpenting adalah mencatat secara rutin dan tidak hanya dilakukan ketika kondisi keuangan sedang bermasalah.
Berikut langkah yang bisa kamu terapkan:
Jadi, apa itu cash flow? Ini adalah gambaran pergerakan uang masuk dan keluar dalam periode tertentu yang membantu kamu mengetahui kondisi keuangan secara lebih jelas.
Dalam bisnis, cash flow dapat digunakan untuk memantau aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan. Sementara bagi pribadi, pencatatan cash flow membantu mengontrol pengeluaran, menghindari defisit, dan mengarahkan surplus ke tabungan atau investasi.
Membuat pencatatan cash flow juga tidak terlalu sulit. Kamu bisa menggunakan perangkat digital untuk memudahkan pencatatan. Langkah-langkah membuat arus kas, yaitu menyusun anggaran bulanan, catat pengeluaran pemasukan, pengelompokkan pengeluaran, mencatat setiap transaksi, hingga lakukan evaluasi.
Dengan pencatatan dan pengelolaan yang konsisten, arus kas dapat menjadi dasar untuk membuat keputusan keuangan yang lebih terencana.
Untuk membantu pengelolaan keuangan bisnis, Amar Bank Bisnis menyediakan layanan kredit modal usaha hingga Rp5 miliar yang dapat diajukan secara digital melalui HP, dengan limit Rp50 juta hingga Rp5 miliar dan proses pengajuan online.
Layanan ini dapat menjadi pilihan bagi UMKM, merchant, toko, warung, hingga startup yang membutuhkan tambahan modal untuk menjaga kelancaran arus kas.
Sementara untuk kebutuhan pribadi, Amar Bank juga menyediakan tabungan digital dengan bunga tabungan yang stabil sejak 2020.
Produk Celengan Amar Bank dapat memberikan bunga hingga 5,75%, sehingga bisa menjadi salah satu pilihan untuk membantu mengelola dana dan menjaga surplus cash flow tetap terarah.
Lalu, jika kebutuhan modal usaha kamu berada di kisaran Rp2 juta hingga Rp30 juta, kamu juga dapat mempertimbangkan Tunaiku by Amar Bank sebagai pilihan pinjaman modal usaha.
Tunaiku merupakan platform pinjaman yang hadir sejak 2014 dan menggunakan teknologi untuk membantu kamu memberikan akses pendanaan.
Jadi, apa pun kebutuhan keuangan kamu, Amar Bank dan Tunaiku bisa membantu untuk mendapatkannya.
Ayo unduh Amar Bank retail di marketplace yang sesuai dengan handphonemu: