cek rekening aktif atau tidak secara online

Cara Cek Rekening Aktif atau Tidak secara Online

Cek rekening aktif atau tidak secara online bisa dilakukan melalui aplikasi mobile banking atau internet banking resmi dari bank yang kamu gunakan. Jika setelah login, muncul keterangan rekening tidak aktif, akses transaksi ditolak, atau layanan tertentu tidak dapat digunakan, ada kemungkinan rekening sudah berstatus tidak aktif atau dormant.

Mengetahui status rekening penting dilakukan, terutama jika rekening sudah lama tidak digunakan dan kamu ingin kembali memakainya untuk menerima transfer, menabung, atau melakukan pembayaran. Selain melalui layanan digital, ada beberapa cara lain yang bisa digunakan untuk memastikan status rekening.

Amar Bank
Oleh: Amar Bank Team

Pada: 08 Oct 2026

Daftar Isi

Blog ID:

Amar Bank
Oleh: Amar Bank Team

Pada: 08 Oct 2026

cek rekening aktif atau tidak secara online

Cara Cek Rekening Aktif atau Tidak Secara Online

Rekening bank merupakan alat yang memudahkan kamu mengelola keuangan untuk pribadi maupun bisnis. 

Kamu juga bisa mengecek apakah rekening masih aktif atau tidak melalui aplikasi mobile banking atau layanan internet banking resmi dari bank. Cara ini cukup praktis karena bisa dilakukan langsung dari HP tanpa perlu datang ke kantor cabang.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka aplikasi mobile banking atau situs internet banking resmi dari bank yang kamu gunakan.
  2. Login ke akun menggunakan username dan password yang sudah terdaftar.
  3. Periksa saldo rekening untuk memastikan informasi rekening masih bisa diakses.
  4. Cek riwayat transaksi atau mutasi rekening untuk melihat aktivitas terakhir.
  5. Coba lakukan transaksi sederhana, seperti transfer dengan nominal kecil, jika diperlukan dan memungkinkan.
  6. Perhatikan notifikasi yang muncul. Jika terdapat keterangan rekening tidak aktif atau transaksi ditolak karena status rekening, segera hubungi pihak bank untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Jika rekening masih bisa digunakan untuk bertransaksi, umumnya rekening tersebut masih aktif. Namun, apabila kamu tidak bisa mengakses rekening atau melakukan transaksi, belum tentu rekening sudah tidak aktif. Masalah tersebut juga bisa disebabkan oleh gangguan sistem atau pembatasan layanan.

Untuk memastikan status rekening, kamu bisa menghubungi customer service bank melalui kanal resmi.

Cara Lain untuk Cek Rekening Aktif atau Tidak

Kalau kamu tidak dapat mengakses mobile banking atau internet banking, jangan khawatir. Status rekening juga bisa diketahui melalui beberapa alternatif berikut.

1. Coba Transaksi Melalui ATM

Gunakan kartu debit pada mesin ATM bank yang sesuai, lalu coba melakukan transaksi sederhana seperti mengecek saldo. Kamu juga dapat mencoba transaksi lain sesuai kebutuhan.

Jika kartu atau rekening tidak dapat digunakan dan muncul pesan bahwa transaksi gagal, kartu tidak valid, atau layanan tidak tersedia, kondisi tersebut bisa menjadi tanda bahwa rekening perlu dikonfirmasi kepada bank.

Namun, pesan error pada ATM tidak selalu berarti rekening dormant sehingga pemeriksaan lebih lanjut tetap diperlukan.

2. Hubungi Customer Service Bank

Kamu juga bisa menghubungi call center resmi bank. Sebelum menelepon, siapkan data yang diperlukan untuk proses verifikasi, seperti nomor rekening, nomor kartu debit, KTP, dan informasi pribadi lainnya sesuai permintaan bank.

Setelah identitas berhasil diverifikasi, customer service dapat membantu mengecek status rekening dan menjelaskan langkah yang perlu dilakukan jika rekening tidak aktif.

3. Datang ke Kantor Cabang

Jika ingin mendapatkan kepastian sekaligus mengurus rekening, kamu bisa datang langsung ke kantor cabang bank. Sampaikan kepada customer service bahwa kamu ingin mengecek status rekening.

Biasanya, kamu perlu membawa dokumen untuk membuktikan kepemilikan rekening, seperti:

  • KTP atau kartu identitas;
  • Kartu Keluarga (KK);
  • Buku tabungan jika masih tersedia; dan
  • Kartu ATM atau kartu debit.

Jika rekening memang perlu diaktifkan kembali, petugas dapat menjelaskan prosedur yang berlaku di bank tersebut.

Mengenal Status Rekening Menurut POJK

Berdasarkan POJK Nomor 24 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Rekening pada Bank Umum, rekening dibagi menjadi tiga klasifikasi berdasarkan aktivitasnya, yaitu aktif, tidak aktif, dan dormant.

1. Rekening Aktif

Rekening aktif adalah rekening yang memiliki aktivitas pemasukan, penarikan, atau pengecekan saldo. Rekening dalam status ini dapat digunakan untuk transaksi debit maupun kredit sesuai ketentuan bank.

2. Rekening Tidak Aktif

Rekening tidak aktif merupakan rekening yang tidak memiliki aktivitas pemasukan, penarikan, atau pengecekan saldo selama lebih dari 360 hari kalender.

Lalu, jika rekening tidak aktif apakah bisa menerima transfer? Rekening yang tidak aktif umumnya tidak dapat digunakan untuk transaksi keluar atau debit, tetapi masih dapat menerima transaksi masuk atau kredit. 

Kebijakan ini dapat berbeda pada tiap bank, sehingga kamu perlu memastikan pihak bank terlebih dulu. 

3. Rekening Dormant

Rekening dormant adalah rekening yang tidak memiliki aktivitas pemasukan, penarikan, atau pengecekan saldo selama lebih dari 1.800 hari kalender. Rekening dengan status ini tidak dapat digunakan untuk transaksi debit maupun kredit.

Transaksi debit antara lain penarikan tunai, transfer, top up e-wallet, pembayaran QRIS, dan transaksi menggunakan kartu debit. Sementara itu, transaksi kredit dapat berupa setoran tunai atau transfer masuk dari rekening lain.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengecek Rekening

Keamanan juga perlu menjadi perhatian ketika kamu melakukan pengecekan nomor rekening melalui layanan perbankan online. Berikut beberapa hal yang sebaiknya dilakukan:

  • Gunakan perangkat yang aman. Pastikan smartphone atau komputer yang digunakan untuk mengakses layanan perbankan bebas dari malware atau virus yang dapat mencuri data.
  • Pastikan internet aman. Gunakan koneksi internet yang tepercaya. Sebaiknya hindari jaringan Wi-Fi publik ketika sedang login ke mobile banking atau internet banking.
  • Periksa alamat situs. Jika menggunakan internet banking, pastikan kamu membuka situs resmi bank. Perhatikan alamat website dan pastikan menggunakan koneksi HTTPS serta ikon gembok pada browser.
  • Jaga kerahasiaan data. Jangan memberikan PIN, password, OTP, atau informasi perbankan lainnya kepada orang lain. Hindari pula memberikan data sensitif melalui email atau pesan yang tidak berasal dari saluran resmi bank.
  • Perhatikan lokasi saat login. Lakukan aktivitas perbankan di tempat yang aman dan tidak mudah dilihat orang lain. Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko pencurian data.

Kesimpulan: Cek Rekening Aktif atau Tidak Secara Online

Cek rekening aktif atau tidak secara online dapat dilakukan melalui mobile banking atau internet banking dengan melihat saldo, mutasi, maupun ketersediaan transaksi.

Jika tidak bisa mengakses layanan digital, kamu dapat mengeceknya melalui ATM, customer service, atau kantor cabang bank.

Menurut POJK Nomor 24 Tahun 2025, rekening dibedakan menjadi aktif, tidak aktif, dan dormant berdasarkan lamanya tidak ada aktivitas.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui status rekening sebelum menggunakannya kembali, terutama jika sudah lama tidak digunakan.

Kelola Rekening Digital dengan Amar Bank

Jika kamu ingin menggunakan layanan perbankan digital untuk menabung sekaligus mengatur keuangan, Amar Bank dapat menjadi salah satu pilihan.

Amar Bank menyediakan layanan untuk membuka rekening secara online serta melakukan berbagai transaksi melalui smartphone.

Selain fungsi perbankan, Amar Bank juga dilengkapi fitur untuk membantu kamu mengatur pemasukan dan pengeluaran. Beberapa penawaran bunga yang tercantum dalam informasi resmi Amar Bank meliputi:

  • Bunga tabungan stabil sejak 2020. Amar Bank menyebut bunga tabungannya tidak pernah turun sejak 2020, sejak aplikasi pertama kali dipublikasikan.
  • Celengan hingga 5,75% per tahun. Produk Celengan Amar Bank menawarkan bunga hingga 5,75% per tahun dengan ketentuan yang berlaku. Angka tersebut disebut berada di atas rata-rata bunga tabungan bank digital sebesar 5,5%.
  • Deposito hingga 9% p.a. Deposito Amar Bank menawarkan bunga maksimal hingga 9% per tahun, dengan pilihan tenor dan ketentuan produk yang berlaku.

Pembukaan rekening dilakukan secara online sehingga kamu tidak perlu datang ke kantor cabang untuk memulai. Setelah rekening tersedia, kamu dapat menggunakannya untuk berbagai kebutuhan transaksi dan pengelolaan keuangan melalui aplikasi.

Selain tabungan, jika kamu sedang membutuhkan tambahan dana untuk kebutuhan tertentu, kamu juga bisa menggunakan Tunaiku by Amar Bank.

Tunaiku menyediakan layanan pinjaman tanpa agunan dengan pengajuan secara online dan limit mulai dari Rp2 juta hingga Rp30 juta sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Informasi lebih lanjut mengenai layanan tersebut dapat kamu cek melalui situs resmi Tunaiku.

Untuk kebutuhan menabung dan mengatur keuangan secara digital, kamu bisa menggunakan Amar Bank. Sementara itu, jika membutuhkan tambahan dana, ajukan Tunaiku sesuai kebutuhan serta kemampuan finansial.