bank yang aman untuk menabung

Tips Memilih Bank yang Aman untuk Menabung Plus Kriterianya

Memilih bank yang aman untuk menabung bukan hanya soal mencari bank yang terkenal atau menawarkan bunga tinggi. Kamu perlu memastikan legalitas, perlindungan simpanan, keamanan transaksi, hingga ketentuan produk sebelum menempatkan uang.

Selain itu, pilihan antara bank konvensional dan bank yang mengutamakan layanan digital juga bisa disesuaikan dengan kebiasaan dan kebutuhanmu. Supaya tidak sekadar memilih berdasarkan promosi, berikut kriteria dan tips yang bisa digunakan untuk menentukan bank tempat menabung.

Amar Bank
Oleh: Amar Bank Team

Pada: 11 Sep 2026

Daftar Isi

Blog ID:

Amar Bank
Oleh: Amar Bank Team

Pada: 11 Sep 2026

bank yang aman untuk menabung

Apa Saja Kriteria Bank yang Aman untuk Menabung?

Untuk memulai proses menabung di bank yang menguntungkan, kamu perlu memilih bank yang aman untuk menabung terlebih dahulu. Setidaknya bank tersebut perlu memenuhi beberapa kriteria berikut:

1. Berizin dan Diawasi OJK

Pastikan bank yang dipilih memiliki izin dan berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Status legalitas penting untuk memastikan bank menjalankan kegiatan usahanya sesuai ketentuan yang berlaku.

Kamu bisa memeriksa informasi mengenai bank melalui kanal resmi OJK sebelum membuka rekening.

2. Memenuhi Ketentuan Penjaminan LPS

Selain legalitas, perhatikan apakah bank merupakan peserta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Penjaminan LPS memberikan perlindungan terhadap simpanan nasabah sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun, jangan menganggap semua simpanan otomatis dijamin tanpa batas. Ada syarat dan batas nilai penjaminan yang perlu diperhatikan, termasuk ketentuan mengenai tingkat bunga penjaminan.

3. Memiliki Sistem Keamanan Transaksi yang Memadai

Bank juga perlu memiliki sistem untuk membantu melindungi rekening dan transaksi nasabah. Beberapa contohnya adalah autentikasi berlapis, PIN, OTP, notifikasi transaksi, serta perlindungan data nasabah.

OJK juga mengatur layanan digital bank umum agar memperhatikan manajemen risiko, keamanan data, dan perlindungan konsumen.

Meski begitu, keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab bank. Kamu juga perlu menjaga PIN, password, dan OTP agar tidak diberikan kepada pihak lain.

4. Ketentuan Bunga, Biaya, dan Produk Transparan

Bunga tabungan yang tinggi memang menarik, tetapi bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan. Cek juga biaya administrasi, saldo minimum, biaya transfer, batas transaksi, serta ketentuan lain yang berlaku.

Dengan memahami seluruh ketentuan, kamu bisa mengetahui berapa biaya yang mungkin muncul dan apakah produk tersebut benar-benar sesuai dengan kebutuhan.

5. Memiliki Layanan yang Andal

Bank yang aman juga perlu didukung layanan yang dapat diandalkan ketika kamu membutuhkan akses ke rekening atau mengalami kendala.

Untuk bank dengan layanan digital, misalnya, perhatikan stabilitas aplikasi, kemudahan transaksi, notifikasi, dan respons customer service.

Tips Memilih Bank yang Aman dan Tepat untuk Menabung

Setelah mengetahui kriterianya, kamu bisa melakukan beberapa langkah praktis berikut sebelum menentukan pilihan.

1. Sesuaikan dengan Tujuan Menabung

Sebelum memilih bank untuk menabung, tentukan terlebih dahulu tujuan keuangan yang ingin dicapai. 

Misalnya, tabungan kebutuhan sehari-hari, liburan, pendidikan, atau rencana jangka panjang. Selain itu, cara menyimpan dana darurat juga bisa dilakukan dengan memilih tabungan bank yang aman. 

Tujuan tersebut dapat membantu kamu menentukan jenis rekening, biaya administrasi, akses ATM, hingga fitur tabungan yang paling sesuai dengan kebutuhan.

2. Cek Legalitas dan Status Penjaminan

Jangan hanya mengandalkan informasi dari iklan atau media sosial. Periksa status bank melalui sumber resmi OJK dan informasi kepesertaan LPS.

Langkah sederhana ini membantu memastikan kamu mengetahui siapa yang mengelola dana sebelum membuka rekening.

3. Hitung Bunga Bersama Biayanya

Jangan langsung memilih bank dengan bunga paling tinggi. Bandingkan bunga dengan biaya administrasi, biaya transaksi, dan ketentuan lain yang dapat memengaruhi saldo.

Misalnya, bunga yang terlihat menarik belum tentu memberikan manfaat optimal jika rekening memiliki biaya yang lebih tinggi atau ada persyaratan tertentu untuk mendapatkan bunga tersebut.

4. Baca Syarat Produk Sebelum Membuka Rekening

Luangkan waktu untuk memahami syarat dan ketentuan produk. Perhatikan saldo minimum, cara perhitungan bunga, biaya, batas transaksi, hingga ketentuan pencairan jika memilih produk tabungan deposito berjangka.

Dengan begitu, kamu tidak baru mengetahui aturan penting setelah rekening digunakan.

5. Sesuaikan dengan Cara Kamu Bertransaksi

Kalau hampir semua kebutuhan perbankan dilakukan melalui HP, layanan digital yang mudah digunakan bisa menjadi pertimbangan utama.

Sebaliknya, jika kamu masih sering membutuhkan layanan tatap muka, keberadaan kantor cabang atau akses layanan fisik mungkin lebih penting.

6. Bandingkan Beberapa Pilihan

Sebelum menentukan bank, bandingkan beberapa pilihan berdasarkan keamanan, bunga, biaya, fitur, dan layanan.

Dengan cara ini, kamu bisa memilih berdasarkan kebutuhan sendiri, bukan hanya karena melihat satu penawaran yang terlihat paling menarik.

Pilihan Bank untuk Menabung yang Bisa Jadi Referensi

Saat ini, pilihan bank untuk menabung tidak hanya terbatas pada bank konvensional. 

Ada juga bank yang menyediakan layanan perbankan digital, sehingga nasabah dapat memilih berdasarkan cara akses dan layanan yang paling sesuai dengan kebutuhannya. 

1. Bank Konvensional

Bank konvensional umumnya memiliki jaringan kantor cabang dan ATM yang lebih luas, meskipun sebagian besar kini juga menyediakan layanan melalui aplikasi.

Keunggulannya antara lain:

  • Tersedia layanan tatap muka
  • Akses ATM dan kantor cabang dapat lebih luas
  • Pilihan produk perbankan relatif beragam
  • Cocok untuk nasabah yang sering membutuhkan layanan fisik.

2. Bank Digital

Bank digital adalah bank yang mengandalkan teknologi untuk memberikan akses ke produk dan layanan perbankan melalui perangkat elektronik. 

OJK sendiri mengatur layanan digital oleh bank umum, termasuk aspek infrastruktur TI, autentikasi transaksi, keamanan data, dan perlindungan konsumen.

Keunggulannya antara lain:

  • Pengelolaan rekening dapat dilakukan melalui smartphone
  • Transaksi bisa dilakukan tanpa harus datang ke kantor cabang
  • Proses pembukaan dan pengelolaan rekening dapat lebih praktis
  • Fitur digital dapat membantu memantau dan mengatur keuangan

Kesimpulan: Pilih Bank untuk Menabung yang Aman dan Menguntungkan

Dalam memilih bank untuk menabung, pastikan bank tersebut memiliki izin yang resmi, diawasi oleh OJK, dan dijamin oleh LPS. Kamu juga perlu memilih bank dengan reputasi keamanan yang baik agar dana kamu aman. 

Selain itu, kamu bisa pertimbangkan bunga yang ditawarkan, produk simpanan lainnya, hingga biaya-biaya administrasi yang mungkin dibutuhkan. 

Kamu bisa menerapkan tips memilih bank untuk menabung berikut: 

  • Menyesuaikan dengan tujuan menabung
  • Mengecek legalitas dan status penjaminan
  • Membaca syarat dan ketentuan sebelum mulai membuka tabungan
  • Bandingkan dengan produk bank lain

Agar lebih praktis, kamu bisa pilih bank digital sebagai tabungan untuk berbagai tujuan finansialmu. Jenis bank ini memiliki suku bunga tabungan yang lebih kompetitif dibanding tabungan konvensional. 

Amar Bank sebagai Pilihan untuk Menabung

Kalau kamu lebih nyaman dengan layanan perbankan digital, Amar Bank bisa menjadi salah satu pilihan yang dipertimbangkan.

Dari sisi produk simpanan, Amar Bank menawarkan beberapa pilihan. Bunga tabungannya disebut stabil dan tidak pernah turun sejak 2020, saat aplikasi pertama kali dipublikasikan. 

Produk Celengan Amar Bank menawarkan bunga hingga 5,75%, sementara deposito menawarkan bunga hingga 9% p.a. sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Pilihan tersebut bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya, tabungan dapat digunakan untuk dana yang lebih fleksibel, Celengan untuk memisahkan dana berdasarkan target, sementara deposito dapat dipertimbangkan untuk dana yang tidak dibutuhkan dalam jangka waktu tertentu.

Jika membutuhkan dana tambahan untuk kebutuhan penting, kamu bisa mempertimbangkan Tunaiku by Amar Bank yang menyediakan pinjaman online tanpa agunan dengan limit hingga Rp30 juta dan tenor sampai 30 bulan.