perbedaan giro dan deposito

Pahami 7 Perbedaan Giro dan Deposito Sebelum Memilih

Kamu bisa mengetahui perbedaan giro dan deposito dari sisi penggunaan, fleksibilitas dana, bunga, jangka waktu, hingga biaya penalti yang dibutuhkan. Jika kamu pemilik usaha yang membutuhkan transaksi tinggi, rekening giro bisa jadi pilihannya. 

Namun, supaya tidak salah pilih, ada baiknya kamu memahami perbedaan keduanya dengan seksama. Di artikel ini, kami akan membahas definisi giro dan deposito hingga perbedaannya. Yuk, simak penjelasannya berikut ini. 

Amar Bank
Oleh: Amar Bank Team

Pada: 27 Apr 2026

Daftar Isi

Blog ID:

Amar Bank
Oleh: Amar Bank Team

Pada: 27 Apr 2026

perbedaan giro dan deposito

Mengenal Definisi Giro dan Deposito

Giro adalah produk simpanan bank yang umumnya digunakan untuk kebutuhan transaksi bisnis atau perusahaan. Giro memungkinkan kamu melakukan transaksi dalam jumlah besar dengan lebih fleksibel.

Biasanya, rekening giro dilengkapi dengan fasilitas seperti cek dan bilyet giro. Dengan fasilitas tersebut, pemilik rekening bisa melakukan pembayaran tanpa harus membawa uang tunai dalam jumlah besar.

Sedangkan, deposito adalah produk simpanan berjangka yang mengharuskan nasabah menyimpan uang dalam periode tertentu, misalnya 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, atau 12 bulan.

Karena dana disimpan dalam jangka waktu tertentu, deposito biasanya menawarkan bunga yang lebih tinggi dibanding tabungan maupun giro.

Perbedaan Giro dan Deposito yang Perlu Dipahami

Giro dan deposito memiliki perbedaan dari banyak aspek, mulai dari fungsi hingga jenis nasabahnya. Berikut ini rinciannya. 

1. Tujuan Penggunaan

Giro digunakan untuk mempermudah transaksi, terutama dalam jumlah besar dan frekuensi tinggi. Karena itu, giro lebih sering dipakai oleh pelaku usaha, perusahaan, atau organisasi yang membutuhkan rekening untuk aktivitas operasional sehari-hari.

Sementara itu, deposito digunakan untuk menyimpan dana dalam jangka waktu tertentu agar mendapatkan bunga yang lebih tinggi. Produk ini cocok bagi nasabah yang ingin mengembangkan dana tanpa harus sering melakukan transaksi.

2. Fleksibilitas Dana

Dana dalam giro bisa diambil kapan saja sesuai kebutuhan. Hal ini membuat giro lebih fleksibel karena pemilik rekening dapat menggunakan uangnya kapan pun untuk membayar supplier, operasional, atau kebutuhan bisnis lainnya.

Berbeda dengan deposito berjangka yang hanya bisa dicairkan saat jatuh tempo. Jika dicairkan lebih awal, biasanya nasabah akan dikenakan penalti atau kehilangan sebagian bunga yang seharusnya didapat.

3. Bunga

Bunga giro cenderung kecil karena fokus utamanya adalah kemudahan transaksi, bukan sebagai sarana investasi atau pengembangan dana.

Sementara suku bunga deposito lebih tinggi karena dana disimpan dalam jangka waktu tertentu. Semakin lama tenor deposito, biasanya semakin besar pula bunga yang ditawarkan.

4. Jangka Waktu

Giro tidak memiliki tenor atau jangka waktu tertentu. Selama rekening masih aktif dan memenuhi ketentuan bank, dana di dalamnya bisa terus digunakan.

Deposito memiliki tenor tertentu, misalnya 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, hingga 12 bulan. Nasabah bisa memilih tenor sesuai kebutuhan dan tujuan keuangannya.

5. Cara Penarikan Dana

Pada giro, dana bisa ditarik kapan saja melalui teller, cek, atau bilyet giro. Karena itu, giro lebih praktis digunakan untuk transaksi bisnis yang membutuhkan kecepatan dan fleksibilitas.

Sementara itu, deposito hanya bisa dicairkan setelah tenor selesai. Jika dana diambil sebelum jatuh tempo, biasanya akan ada biaya penalti dari bank.

6. Pajak Bunga

Pada giro, bunga yang diterima biasanya juga dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Final. Namun karena bunga giro relatif kecil, jumlah pajak yang dipotong juga biasanya tidak terlalu besar.

Sementara itu, bunga deposito dikenakan PPh Final. Untuk deposito umum, tarif pajak bunga deposito biasanya sebesar 20% dari bunga bruto yang diterima. 

7. Risiko Penalti

Giro tidak memiliki penalti ketika dana diambil karena rekening ini memang dirancang untuk kebutuhan transaksi yang fleksibel. Namun, biasanya rekening giro memiliki jumlah minimal saldo tertentu agar tidak dikenakan biaya administrasi. 

Sebaliknya, deposito biasanya memiliki penalti jika dicairkan sebelum jatuh tempo. Selain dikenakan biaya penalti, nasabah juga bisa kehilangan sebagian bunga yang seharusnya diterima.

Kesimpulan: Giro vs Deposito: Mana yang Lebih Cocok untuk Kamu? 

Untuk lebih mudah memahami perbedaan giro dan deposito, berikut ini ringkasannya yang bisa kamu pahami. 

Aspek Giro Deposito
Penggunaan Untuk transaksi bisnis dan operasional Untuk menyimpan dana dan mendapatkan bunga lebih tinggi
Fleksibilitas Dana Dana bisa diambil kapan saja Dana hanya bisa dicairkan saat jatuh tempo
Bunga Relatif kecil Lebih tinggi dibanding giro
Jangka waktu Tidak memiliki tenor tertentu Memiliki tenor tertentu, seperti 1, 3, 6, atau 12 bulan
Cara Penarikan Dana Bisa melalui teller, cek, atau bilyet giro Hanya bisa dicairkan setelah tenor selesai
Pajak Bunga dikenakan pajak, tetapi nominalnya biasanya lebih kecil Bunga dikenakan pajak final dan nominalnya biasanya lebih besar
Risiko Penalti Tidak ada penalti penarikan Ada penalti jika dicairkan sebelum jatuh tempo

Intinya, jika kamu memiliki dana untuk dikembangkan, deposito adalah pilihan produk yang tepat. Namun, jika kamu membutuhkan produk untuk kemudahan transaksi bisnis, pilihannya ialah rekening giro. 

Nabung di Amar Bank untuk Bunga Lebih Optimal

Kalau kamu sedang mencari produk saving yang tidak hanya aman tetapi juga memberikan bunga kompetitif, Amar Bank bisa menjadi pilihan menarik.

Produk Celengan dari Amar Bank menawarkan bunga hingga 5,75%, lebih tinggi dibanding rata-rata bunga tabungan bank digital yang berada di kisaran 5,5%. Bunga tabungan Amar Bank juga diketahui stabil dan tidak pernah turun sejak 2020 atau sejak pertama kali diluncurkan. 

Kalau kamu ingin menyimpan dana lebih besar, deposito Amar Bank juga menawarkan bunga hingga maksimal 9% per tahun.

Jadi, baik untuk kebutuhan menabung, menyimpan dana darurat, maupun mengembangkan dana, Amar Bank bisa menjadi solusi finansial yang menarik untuk dipertimbangkan.