perbedaan tabungan dan deposito

Perbedaan Tabungan dan Deposito: Mana yang Cocok untukmu?

Perbedaan tabungan dan deposito terletak pada sisi tujuan penggunaan, fleksibilitas, suku bunga, risiko penggunaan, setoran awal, dan biaya administrasi. Kalau kamu sedang belajar mengatur keuangan, memahami perbedaan keduanya bisa membantu menentukan produk mana yang paling cocok. 

Apalagi kalau kamu punya tujuan finansial tertentu, misalnya menyiapkan dana darurat, biaya liburan, uang pendidikan, atau investasi jangka panjang. Yuk, simak pengertian serta perbedaan tabungan dan deposito berikut ini. 

Amar Bank
Oleh: Amar Bank Team

Pada: 21 Apr 2026

Daftar Isi

Blog ID:

Amar Bank
Oleh: Amar Bank Team

Pada: 21 Apr 2026

perbedaan tabungan dan deposito

Apa Itu Tabungan?

Tabungan adalah produk simpanan yang bisa diakses kapan saja. Kamu bisa setor dan tarik uang dengan mudah melalui ATM, mobile banking, atau kantor cabang.

Karena fleksibel, tabungan biasanya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari seperti menerima gaji, membayar tagihan, transfer, hingga menyimpan dana darurat.

Namun, bunga tabungan umumnya lebih kecil dibanding deposito karena uang di dalam tabungan bisa diambil kapan saja.

Apa Itu Deposito?

Sementara, deposito adalah produk simpanan berjangka yang hanya bisa dicairkan setelah jangka waktu tertentu, misalnya 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, hingga 12 bulan.

Karena uang disimpan dalam periode tertentu dan tidak bisa diambil sewaktu-waktu, deposito menawarkan bunga yang lebih tinggi dibanding tabungan.

Produk ini cocok untuk kamu yang ingin menyimpan uang dalam jangka waktu tertentu tanpa tergoda menggunakannya untuk kebutuhan lain.

Perbedaan Tabungan dan Deposito dari Berbagai Sisi

Untuk mengetahui lebih dalam, berikut beberapa perbedaan utama antara tabungan dan deposito:

1. Fleksibilitas Penggunaan

Tabungan lebih fleksibel karena uang bisa diambil kapan saja. Sementara itu, deposito memiliki jangka waktu tertentu sehingga pencairannya tidak bisa dilakukan sembarangan.

Kalau deposito berjangka dicairkan sebelum jatuh tempo, biasanya akan ada penalti atau bunga yang hangus.

2. Tingkat Suku Bunga

Suku bunga deposito umumnya lebih tinggi dibanding tabungan. Hal ini karena dana yang disimpan di deposito tidak bisa ditarik sewaktu-waktu.

Meski begitu, kini ada produk tabungan digital yang menawarkan bunga kompetitif. Salah satunya adalah produk Celengan dari Amar Bank yang bunganya bisa mencapai 5,75%, lebih tinggi dibanding rata-rata bunga tabungan bank digital yang umumnya sekitar 5,5%.

3. Tujuan Penggunaan

Umumnya, tabungan cocok untuk kebutuhan harian dan dana darurat karena mudah diakses kapan saja.

Sedangkan deposito lebih cocok untuk menyimpan dana yang belum akan digunakan dalam waktu dekat, misalnya dana pendidikan anak, biaya pernikahan, atau modal usaha di masa depan.

4. Risiko Menghabiskan Uang

Karena tabungan mudah diakses, kamu mungkin akan lebih tergoda untuk memakai uang yang sebenarnya ingin disimpan.

Di sisi lain, deposito lebih membantu menjaga disiplin karena uang tidak bisa diambil sebelum jatuh tempo.

5. Setoran Awal

Tabungan biasanya punya setoran awal yang lebih ringan dibanding deposito. Deposito di beberapa bank bahkan mensyaratkan nominal minimal jutaan rupiah.

Karena itu, tabungan lebih cocok untuk kamu yang baru mulai belajar mengelola keuangan atau belajar cara menabung yang benar

6. Biaya dan Penalti

Tabungan biasanya memiliki biaya administrasi bulanan, biaya transfer, biaya tarik tunai, atau biaya kartu ATM, tergantung jenis rekening yang kamu gunakan.

Sementara deposito umumnya tidak dikenakan biaya administrasi bulanan, meski ada biaya penalti jika nasabah mencairkan dana sebelum jatuh tempo. Selain itu, terdapat pajak bunga deposito yang akan dipotong dari total bunga deposito sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapan Sebaiknya Kamu Memilih Tabungan?

Mengingat adanya perbedaan tabungan dan deposito, keduanya memiliki tujuan penggunaannya tersendiri sesuai dengan kebutuhan kamu. 

Kamu sebaiknya menggunakan tabungan, jika:

  • Kamu membutuhkan akses uang kapan saja
  • Sedang menyiapkan dana darurat
  • Baru mulai belajar menabung
  • Ingin menyimpan uang untuk kebutuhan bulanan
  • Memerlukan rekening untuk transaksi sehari-hari

Tabungan juga cocok untuk kamu yang ingin memisahkan uang berdasarkan tujuan. Misalnya, rekening utama untuk kebutuhan harian dan rekening terpisah untuk liburan atau belanja.

Kapan Sebaiknya Kamu Memilih Deposito?

Sementara itu, deposito biasanya digunakan untuk tujuan tabungan tertentu. Oleh sebab itu, kamu bisa memilih deposito, jika:

  • Ingin mendapatkan bunga lebih tinggi
  • Kamu punya dana menganggur yang tidak akan dipakai dalam waktu dekat
  • Sedang menyiapkan tujuan finansial jangka menengah atau panjang
  • Ingin lebih disiplin agar uang tidak mudah terpakai

Jika tujuanmu adalah mengembangkan dana dengan risiko rendah, deposito bisa menjadi pilihan yang lebih tepat daripada tabungan.

Bahkan, deposito Amar Bank bisa menawarkan bunga hingga maksimal 9% per tahun, lho

Kesimpulan:  Pilih Tabungan atau Deposito Sesuai Kebutuhanmu!

Sekarang, kamu sudah tidak bingung lagi perbedaan tabungan dan deposito, bukan? Perbedaan keduanya terletak pada fleksibilitas, suku bunga, tujuan dan risiko penggunaan, hingga biaya dan setoran awal.

Tabel Perbedaan Tabungan dan Deposito

Pembeda Tabungan Deposito
Fleksibilitas

Bisa ditarik kapan saja melalui ATM, mobile banking, atau teller

Tidak bisa ditarik sebelum jatuh tempo tanpa penalti
Suku Bunga Relatif lebih rendah Biasanya lebih tinggi dibanding tabungan
Tujuan Penggunaan Untuk kebutuhan transaksi dan simpanan harian Untuk investasi jangka waktu tertentu
Risiko Pengunaan  Risiko dana terpakai Menjaga lebih disiplin dalam jangka waktu tertentu
Setoran Awal Lebih ringan Lebih besar dengan minimal nominal jutaan rupiah
Biaya administrasi Ada biaya administrasi bulanan Tidak ada biaya administrasi bulanan

 

Kamu bisa memilih deposito atau tabungan, sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuanganmu. 

Namun, banyak orang juga memilih menggunakan keduanya sekaligus. Misalnya, menyimpan dana darurat di tabungan dan menempatkan dana yang tidak terpakai di deposito agar berkembang lebih maksimal.

Dengan cara ini, kondisi keuangan jadi lebih seimbang karena kamu tetap punya dana yang mudah diakses sekaligus simpanan dengan bunga lebih tinggi.

Pilih Amar Bank untuk Tabungan dan Deposito 

Bunga tabungan Amar Bank diketahui stabil dan tidak pernah turun sejak tahun 2020, atau sejak aplikasi pertama kali dipublikasikan. Jadi, kamu juga bisa menabung secara jangka panjang.

Selain itu, produk Celengan dari Amar Bank menawarkan bunga hingga 5,75%. Angka tersebut berada di atas rata-rata bunga tabungan bank digital yang umumnya berada di kisaran 5,5%. 

Bagi kamu yang ingin mendapatkan imbal hasil lebih tinggi, Deposito Amar Bank juga menawarkan bunga maksimal hingga 9% per tahun. Angka ini tergolong kompetitif dibanding banyak produk deposito bank lainnya. 

Jadi, tunggu apa lagi? Segera tentukan target finansialmu dan mulai manfaatkan produk tabungan atau deposito dari Amar Bank untuk masa depan yang lebih mapan.